30 Hari PMI Provinsi Jawa Timur Gencar Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Genap 30 hari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Jawa Timur sejak 28 Mei hingga 28 Juni 2020 ini, telah mengadakan berbagai kegiatan antara lain penyemprotan desinfektan baik menggunakan mobil Gunner, Gran Max maupun tossa di sepuluh Kabupaten/Kota yaitu Kab. Gresik, Kota Surabaya, Kab. Lamongan, Kab. Sidoarjo, Kab. Jombang, Kab. Pasuruan, Kab. Probolinggo, Kab. Kediri,dan Kab. Malang, Kota Malang, pemulasaraan jenasah, pembagian masker, sosialisasi kepada warga betapa pentingnya menjaga kesehatan dan cara menghadapi orang yang terjangkit covid-19 dll

Dengan adanya kegiatan ini sangatlah membantu pemerintah khususnya Provinsi Jawa Timur. Kegiatan yang rencana berlangsung selama tiga bulan ini apabila tingkat positif penderita belum menurun, namun apabila telah menurun kegiatan posko PMI akan berakhir sebelum tiga bulan tersebut.
Penyemprotan desinfektan yang dilalui oleh mobil gunner dengan lokasi 2.383 titik, 23.336 gedung/kantor, 2.691 fasilitas umum dll, sedangkan penerima manfaat sebanyak 1.359.949 jiwa serta menghabiskan desinfektan sebanyak 932.700 liter.
"PMI Provinsi Jawa Timur hanya bisa membantu pemerintah namun tanpa kerjasama warga Jawa Timur penyebaran covid -19 ini akan bertambah secara terus menerus. Kami telah menerjunkan tim relawan sebanyak 41 orang dan 20 orang dari TNI AD yang ikut terlibat langsung dalam penyemprotan desinfektan. Posko Penyemprotan desinfektan seperti Gunner dan Gran Max yang dari PMI Pusat berada di Pusdiklat PMI di daerah Kebomas, Bunder Gresik. Sedangkan Posko pusatnya di PMI Provinsi Jawa Timur jl. Karangmenjangan no. 22 Surabaya.

Saya berharap warga Jawa Timur khususnya dapat mematuhi anjuran pemerintah seperti Gerakan Makai Masker (Germas), cuci tangan, jaga jarak. Apabila masyarakat Jawa Timur melaksanakan anjuran tersebut, saya yakin covid-19 ini akan hilang atau berkurang penyebarannya" ujar Ketua Harian H. Soebagyo, SW.

Terkini

Jangan Lewatkan