PMI Kabupaten Malang Membangun 2 Rumah Pasca Gempa

MALANG (PMIJawaTimur.com) - Pasca gempa bumi yang menimpa di beberapa wilayah Jawa Timur khususnya Kab. Malang ini, masyarakat yang terdampak masih mengalami trauma dan takut. Sampai dengan saat ini tempat tinggal mereka dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk dihuni kembali, sehingga banyak diantara mereka untuk sementara waktu tinggal di teras rumah dan pengungsian. Kendala cuaca hujan menjadi salah satu keresahan masyarakat yang terdampak.
Kegiatan umum masyarakat bergotong royong memperbaiki kerusakan rumah dan fasilitas umum. Sedangkan di posko lapangan meliputi pelaksanaan distribusi nasi bungkus, penerimaan bantuan dari beberapa instansi serta koordinasi dengan SIBAT kecamatan.

Hingga saat ini tanggal 20 April 2021 pukul 22.00 WIB korban yang terdampak 5.625 KK dengan 25.640 jiwa. Luka berat 24 jiwa, luka ringan 14 jiwa, meninggal 4 jiwa, fasilitas umum 220 unit, dan mengungsi 320 jiwa. Untuk kerusakan material rumah sebanyak 5.625 unit. Rusak berat 1.281 unit, rusak sedang 2.196 unit, rusak ringan 2.148 unit. Dampak lainnya antara lain sejumlah 220 fasilitas umum yang terdiri dari kantor pemerintah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah dan sekolah mengalami kerusakan mulai ringan sampai sedang. (20/04/2021)

Tim PMI Kab. Malang membuka dapur umum di halaman Balai desa Majang Tengah Kecamatan Dampit dengan mendistribusikan sebanyak 476 nasi bungkus untuk makan sahur warga di lokasi Dusun Lambang Kuning Desa Majang Tengah, dusun Kidul kali, Perum TIR, dan Dukuh Warak Dusun Krajan Kecamatan Dampit, sedangkan untuk makan berbuka puasa sejumlah 575 bungkus untuk warga di Kidul Kali, Lambang Kuning, Kedawung, Perum TIR, Perum Larangan, Dukuh Warak Dusun Krajan total sebanyak 10.365 nasi bungkus makanan yang telah didistribusikan.
Selain membuka dapur umum PMI Kab. Malang juga mendistribusikan barang bantuan meliputi tarpaulin, family kit, dan hygiene kit di lokasi Desa Pujiharjo, untuk Desa Tambak rejo berupa hygiene kit, mie instan, sarden, Dusun Sukorejo Desa Srimulyo yaitu family kit, dan tarpaulin, Desa Pamotan menerima family kit dan tarpaulin.

"Untuk pembentukan tim shelter tangal 20 April 2021 yang berjumlah 10 orang terdiri dari Sibat PMI Kab. Malang. Dalam pembangunan hunian dan pembuatan pondasi direncanakan sebanyak tiga rumah di Desa Srimulyo, Dampit. Rumah yang berbahan dari kayu dengan bangunan lama/klenengan yang sudah ada ini. Dalam satu rumah membutuhkan waktu selama empat hari. Penentuan pembangunan hunian ini merupakan rumah rusak berat dan benar-benar warga yang tidak mampu, lansia dan tinggal sendirian. Untuk anggaran pembangunan didapatkan dari bantuan donatur untuk jumlah unit pembangunan rumah tambahan masih menunggu perkembangan dan bila ada donatur lagi," ujar Amirul Yasin Kasi Pelayanan PMI Kab. Malang.


Terkini

Jangan Lewatkan