PMI Tetap Beri Layanan Dan Siaga Selama Lebaran

SURABAYA (PMIJawaTimur.com) - Meski perantau tidak lagi mudik karena himbauan pemerintah akibat Pandemi Covid-19 dan situasi arus mudik diprediksi tidak seramai tahun tahun sebelumnya, jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten/kota di Jawa Timur tetap siaga penuh 24 jam.

Sekretaris PMI Jawa Timur Edi Purwinarto menyatakan, pihaknya telah mengkordinasikan dengan PMI Kabupaten/Kota se Jawa Timur agar bekerjasama dan membantu Pemkab, Pemkot dan Kepolisian setempat, memberikan layanan kesehatan dengan mengerahkan semua ifrastruktur yang dimiliki.

"Petugas PMI bersama relawan bisa bergabung dengan Posko yang diadakan oleh Kepolisian sebagai penanggung jawab wilayah. Namun kantor kantor PMI dan UDD juga harus siaga," kata Edi Purwinarto, Selasa (11/5/2021)

PMI Jawa Timur kata Edi, juga sudah membagi tugas untuk melakukan monitoring dalam tiga tim ke daerah. Misalnya dr. Harsono bersama timnya untuk wilayah perbatasan Jatim-Jateng seperti Ngawi, Pacitan, Magetan. Lalu tim Edy Indrayana melakukan monev (monitoring dan evaluasi) ke Jombang dan sekitarnya.
Sedangkan monev di wilayah tapal kuda mulai Pasuruan ke timur dirinya sendiri bersama timnya.

Kesiapsiagaan Palang Merah Indonesia mulai provinsi, kabupaten/kota dalam menghadapi Lebaran ini sebagai wujud dari semangat 7 prinsip PMI dan bulan sabit merah dimana jajaran PMI harus siap memberikan layanan kemanusiaan.

Mantan Kadispora Jawa Timur menyebutkan, PMI Kabupaten Magetan juga telah melakukan kegiatan Pos PP (Pertolongan Pertama) dengan menyiapkan Ambulance siaga lebaran di pusat wisata Sarangan.

Patroli PMI di Telaga Sarangan Magetan mendapati pak Darno (52) harus dilakukan tindakan khusus karena merasa lemas.

Di situ PMI menerjunkan lima petugas dan satu unit ambulance lengkap obat obatan, secara periodik melakukan patroli. "Pak Darno, 52 tahun, terpaksa harus dilakukan penanganan karena diketahui tiba-tiba lemas. Lalu diberikan tindakan cek tensi dan memberikan edukasi."

"Kami akan terus memantau perkembangannya. Diharapkan ketua PMI kabupaten/kota juga melaporkan setiap kejadian diwilayahnya melalui group WhatsApp PMI Jawa Timur sehingga segera dilakukan langkah langkah segera,"

Pihaknya juga mengapresiasi atas kerja keras beberapa PMI Kabupaten/kota dimana selama ramadlan dengan giat melakukan jemput bola darah sehingga stock darah tercukupi, pungkas Edi Purwinarto. (*)


Terkini

Jangan Lewatkan