Pendonor dan Relawan 'Pahlawan Kemanusiaan' di Masa Pandemi

Oleh: H. Imam Utomo S.

Palang Merah Indonesia (PMI) selalu melakukan terobosan dan upaya maksimal, untuk tetap menjaga ketersediaan darah, guna memenuhi kebutuhan warga. Sekaligus usaha kemanusiaan menyelamatkan insan manusia dari ancaman kebutuhan darah.
Saya menyadari bahwa usaha ini selama masa pandemi Covid-19 sudah memasuki bulan ke-15 di tanah air, juga baru saja umat Islam menjalankan ibadah puasa wajib di bulan suci Ramadan, maka untuk memenuhi kebutuhan darah membutuhkan perjuangan ekstra.

Oleh karena itu, kepada seluruh relawan PMI di Jawa Timur, di kabupaten/kota dengan berbagai model melakukan aksi donor darah, termasuk kesadaran dari para pendonor, maka dengan sungguh-sungguh saya menyampaikan terima kasih.

Begitu sulit menjaga ketersediaan darah, tidak berlebihan bagi para pendonor dan relawan sebagai penyelamat kemanusiaan di masa pandemi Covid-19, mereka adalah "Pahlawan Kemanusiaan".

Berbagai cara dan upaya para relawan meluangkan waktu, tenaga, pikiran, serta melakukan komunikasi dengan para pendonor. Demikian juga para pendonor dengan kesadaran tinggi pada masa-masa sulit dan terus menerus menjaga kebugaran selama menjalankan ibadah puasa, juga masih bersedia melakukan donor darah.
Masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan bulan suci Ramadan 1442 Hijriyah lalu, waktu paling sulit bagi PMI menjaga ketersediaan darah sesuai kebutuhan masyarakat.

Tetapi, Alhamdulillah dengan terus menerus melakukan koordinasi, dan konsisten melakukan usaha melakukan kegiatan donor darah, walaupun dalam kondisi membutuhkan konsentrasi tinggi dan berusaha dengan cara jemput bola sampai ke masjid serta aktivitas lain. Dengan kebersamaan dan gotong royong. Sekali lagi alhamdulillah semua kekhawatiran bisa teratasi.
Percayalah! bahwa hal-hal yang sangat bermanfaat patut mendapat penghargaan sebagai insan yang terbaik. Sebagai warga negara berguna dan bermanfaat bagi bangsa juga negara. (*)

Terkini

Jangan Lewatkan