Wakil Ketua PMI Jatim Soebagyo,SW: Kalian harus Siap Terjun di Medan Perang

GRESIK (PMIJawaTimur.com) - Wakil Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur Soebagyo,SW mewakili Ketua PMI H Imam Utomo menutup pelatihan tingkat mahir di Balai Diklat PMI Jawa Timur di Gresik, Jumat (3//2021).

Dalam kesempatan itu Soebagyo,SW hadir bersama Kepala Markar Drs. Dwi Suyanto,MM, bendahara Drs. Soejarno dan Humas PMI Amin Istighfarin.

Diklat tingkat mahir diikuti 71 orang utusan dari PMI kabupaten/kota di Jawa Timur. Peserta adalah pemegang sertifikat PP (Pertolongan Pertama) tingkat dasar dan beberapa diantaraya adalah pemegang tingkat menengah.

Diklat terbagi dalam dua session yang dimulai sejak Selasa (24/8/2021) lalu. Sedangkan instruktur yakni Hery Swasono, pelatih PP dari Malang, pemegang sertifikat utama, pelatih tingkat Asia.

"Kalian adalah orang orang pilihan.Sebab itu sepulang dari Diklat ini hendaknya bisa mengembangkan ilmunya di daerah masing-masing. Dan terpenting setelah ini segera melapor hasil Diklat kepada Ketua PMI-nya," tandas Soebagyo,SW mengawali sambutan penutupan.

Ini adalah pelatihan mahal. Mengapa, status pelatihannya adalah tingkat edvan sehingga peserta ini harus siap diterjunkan manakala dibutuhkan, termasuk negara memanggil untuk membantu dalam medan konflik, bergabung dengan TNI.

Petugas PP kata mantan bupati Ngawi di era orde baru adalah relawan kemanusiaan. Pegangan kita tetap UU No.1/2018 dengan 5 tugas pokok. Yakni membantu di wilayah konflik bersenjata, donor darah, melakukan pembinaan relawan maupun pendidikan kepalang merahan.


"Satu minggu kami berada disini telah menerima banyak ilmu dari pelatih. Bahwa PMI ternyata punya SDM dan relawan yang luar biasa. Melalui pelatihan ini kami semua telah tercerahkan. Namun kami juga tidak ingin sampai disini saja. Kedepan PMI Provinsi Jawa Timur bisa menfasilitasi dengan letihan lainnya lainnya," kata salah satu peserta memberikan kesannya.

Sementara itu Hery S yang menjadi instruktur dalam Diklat tingkat mahir menyatakan, sekarang ini PMI pusat sudah memiliki lembaga sertifikasi bagi PP. Di Jatim diharapkan bisa membentuk PP yang profesional dan bersertifikat LSP PMI. (pris/ais)


Terkini

Jangan Lewatkan